Sabtu, 27 April 2013

aku hanya orang ketiga, selingan kisahmu

“hallo sayang, nanti lagi ya, pacarku datang”. Berakhir sudah pembicaraan kita, kau mencoba untuk meluangkan waktumu padaku. Aku hanya sebagian laki - laki yang hanya menjadi pengisis waktu senggangmu, waktu senggangmu ketika kau sudah puas bersama kekasihmu. Tak tau sampai kapan kau akan menyembunyikanku dari dunia ini, kau mengurungku didalam hatimu yang tak kunjung  berani kau tunjukkan kepada dunia.



Kau sibuk membagi waktuku dan waktu dengan kekasihmu, disini aku hanya bisa menunggu dengan ragu, disini aku hanya terdiam dan membisu, kau datang secara tiba - tiba dan kau pergi pula dengan tiba-tiba, seperti hantu, tak
kenal waktu !, terkadang tengah malam kau menyempatkan untuk mengirimi aku pesan singkat yang mesra, aku bagai, ternyata kau masih ingat denganku.

Aku sempat berfikir, akankah pasanganmu marah jika ia mengetahui akan keberadaanku, aku disini hanya sebagai penggangu hubunganmu, aku takut dan aku sadar diri dengan posisiku, tapi kau tetap memberikanku ruang dihatimu dan kau menahanku agar aku tak pergi dari kehidupanmu. Aku tak ingin membagi kisahku dengan laki - laki lain, aku hanya ini dimiliki seutuhnya dan memiliki seutuhnya.

Kau menebar rindu ketika aku pilu, kau memberi aku semua kebahagiaan melebihi pemberianmu kepada kekasihmu, kau menelfonku ditengah2 kesibukanmu disana, tanpa kau memberi kabar kepada kekasihmu, kenapa sebodoh itu kekasihmu ? takkah ia memiliki rasa curiga kepadamu ?.  aku menunggu karma itu datang dan aku menunggu datangnya kekasihmu menamparku, menunggu kekasihmu memberikan kata putus untukmu dan menunggu kekasihmu memusuhiku seumur hidupnya, karena aku sudah tau, bahwa orang ketiga hanyalah penghancur segalanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar